Kesalahan Umum Pemain Tenis Pemula dan Cara Menghindarinya

Mulai bermain tenis itu seru, apalagi jika Anda masih di fase eksplorasi sebagai pemain pemula. Tapi di balik semangat itu, ada beberapa kesalahan kecil yang sering sekali kejadian tanpa disadari. Mulai dari cara megang raket yang masih kaku, footwork yang belum luwes, sampai salah baca arah bola. Hal-hal ini terlihat sepele, tapi bisa membuat permainan tidak berkembang maksimal.
Untuk itu, penting sekali tahu sejak awal apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan pemain tenis pemula. Dengan begitu Anda bisa lebih tahu mana yang perlu diperbaiki, main jadi lebih percaya diri, dan progresnya juga semakin terlihat tiap kali turun ke lapangan. Yuk, kita kupas kesalahan dan cara menghindarinya!
Kesalahan Pemain Tenis Pemula dan Cara Menghindarinya
Sebelum bermain tenis, yuk, ketahui kesalahan yang paling sering dilakukan pemain pemula. Meski terlihat sepele, kebiasaan-kebiasaan ini bisa memengaruhi akurasi pukulan, ritme permainan, bahkan rasa percaya diri di lapangan.
1. Memegang Raket Terlalu Kaku
Banyak pemain baru, secara naluriah menggenggam raket terlalu keras karena merasa itu lebih aman. Padahal, genggaman yang kaku justru membatasi fleksibilitas pergelangan tangan dan membuat kontrol arah bola jadi kurang maksimal. Untuk itu, cobalah pegang raket dengan lebih rileks, mirip seperti menggenggam alat tulis, bukan palu. Latih gerakan dasar dengan lembut dahulu, fokus ke kontrol dan teknik sebelum mengejar power.
2. Posisi Kaki dan Footwork Sering Diabaikan
Tenis itu bukan hanya soal ayunan raket, gerak kaki jauh lebih menentukan ritme permainan. Banyak pemain tenis pemula cenderung diam setelah memukul atau terlambat bergerak mengejar bola berikutnya. Hal ini membuat pemain sering kehilangan posisi ideal. Jadi, biasakan selalu kembali ke posisi siap setelah memukul dan rutin latihan footwork seperti gerakan depan-belakang atau kanan-kiri agar respons semakin cepat dan natural.
3. Mengabaikan Teknik Dasar
Antusiasme berlebihan sering membuat pemula hanya fokus pada memukul bola sekeras mungkin. Akibatnya, teknik dasar seperti forehand, backhand, atau serve jadi terabaikan. Padahal, akurasi, timing, dan posisi tubuh jauh lebih penting di tahap awal.
Anda bisa luangkan waktu untuk memperkuat teknik dasar secara konsisten, prioritaskan ketepatan arah bola, bukan kekuatannya. Saat teknik sudah matang, barulah Anda bisa meningkatkan kecepatan dan intensitas rally.
4. Kurang Sabar Terhadap Proses Belajar
Belajar tenis memang butuh waktu dan kurva belajarnya tidak instan. Banyak pemain tenis pemula merasa cepat frustrasi ketika pukulan belum stabil atau pergerakan belum luwes, sehingga progres terasa lambat. Jadi, cobalah menikmati prosesnya. Mulai dengan target kecil, seperti melakukan 10 forehand tanpa error, lalu tingkatkan perlahan. Setiap kemajuan kecil itu penting dan layak dirayakan.
5. Mengabaikan Aspek Mental
Tenis adalah olahraga yang sangat mengandalkan mental. Fokus, kesabaran, dan kemampuan membaca arah bola sangat berpengaruh pada hasil permainan. Pemain tenis pemula sering kehilangan fokus setelah satu-dua kesalahan, lalu permainan ikut berantakan. Latih konsentrasi dengan membiasakan visualisasi arah bola sebelum memukul, tarik napas sejenak sebelum servis, dan ingat bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar. Semakin tenang bermain, semakin stabil performa Anda.
Intinya, menjadi pemain tenis yang baik itu bukan sekadar mampu memukul bola keras, tapi bagaimana Anda bisa menguasai teknik dasar, footwork, kontrol, serta punya kesabaran dan fokus untuk terus berlatih. Jika Anda pemain tenis pemula, jangan buru-buru ingin tampil seperti profesional, nikmati proses, latih dasar dahulu, dan perlahan akan melihat kemajuan nyata.
Yuk, latihan lebih rutin tanpa ribet memikirkan tempat main! Jika selama ini Anda sering batal latihan cuma karena susah cari lapangan kosong atau bingung ingin sparring dengan siapa, sekarang tidak perlu pusing lagi. Aplikasi AYO Indonesia bisa jadi solusi untuk Anda yang ingin main tenis lebih konsisten.
Di aplikasi AYO, Anda bisa langsung sewa lapangan, cari lawan sparring, atau bahkan menemukan partner main baru yang levelnya cocok. Cukup buka aplikasi, pilih jadwal, dan lapangan bisa Anda booking dalam hitungan detik. Praktis, terutama jika Anda ingin serius meningkatkan skill tanpa repot koordinasi sana-sini.
Dengan aplikasi AYO, latihan tenis jadi lebih fleksibel, terjadwal, dan tentu saja lebih seru karena Anda selalu punya partner dan tempat untuk berkembang! Yuk, download di Google Play atau App Store sekarang!